Purbaya: Kenaikan Pertamax Berdampak Relatif Minim ke Inflasi
Dinda Decembria
10 June 2026 13:50

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini kenaikan harga Pertamax yang diumumkan Pertamina hari ini tidak akan berdampak terlalu signifikan terhadap inflasi, lantaran bensin RON 92 itu lebih banyak digunakan oleh konsumen ritel alih-alih industri.
“Dampaknya harusnya relatif minim karena kan Pertamax tidak dipakai angkutan barang,” ujarnya kepada awak media selepas rapat di Komisi XI DPR RI, Rabu (10/6/2026).
Terkait dengan potensi migrasi konsumen ke Pertalite akibat kenaikan harga Pertamax, Purbaya menyerahkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mencari metode yang pas agar kuota subsidi BBM tidak jebol.
“Itu nanya ke Pak Bahlil, mesti ada metode lagi [untuk mengendalikan konsumsi Pertalite]. Nozzle control kalau tidak salah. Pak Bahlil yang ngerti,” tuturnya.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengakui kenaikan harga Pertamax yang diumumkan hari ini pasti akan memantik inflasi, serta memicu pergeseran konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ke bensin bersubsidi Pertalite.





























