Trump Minta Perusahaan Tak Ajukan Refund Tarif Impor
News
22 April 2026 07:45

Laura Curtis dan Hadriana Lowenkron - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan mengigat perusahaan yang tidak mengajukan pengembalian dana (refund) bea impor, setelah Mahkamah Agung (MA) membatalkan sebagian besar kebijakan tarifnya.
"Sangat brilian jika mereka tidak melakukan itu," ujar Trump pada Selasa (21/4) dalam wawancara dengan CNBC, menanggapi pertanyaan apakah raksasa teknologi seperti Amazon.com Inc dan Apple Inc sebaiknya meminta pengembalian bea masuk yang kini dianggap tidak sah. "Jika mereka tetap melakukannya, saya akan ingat mereka."
Pada Februari lalu, MA memutuskan bahwa Trump telah menyalahgunakan wewenang dalam International Emergency Economic Powers Act untuk memberlakukan apa yang ia sebut sebagai tarif resiprokal atau timbal balik terhadap hampir semua negara. Putaran putusan ini memicu potensi pembayaran kembali terbesar oleh pemerintah AS sepanjang sejarah.
Pernyataan Trump ini muncul hanya sehari setelah Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) AS meluncurkan portal daring bagi para importir untuk mengajukan klaim pengembalian dana. Nilai total pengembalian tersebut diperkirakan bisa menembus angka US$160 miliar. Namun, proses ini masih dibayangi ketidakpastian tinggi.



























