Rupiah Dibuka Menguat, Kembali di Bawah Rp17.000/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
08 April 2026 09:22

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot menguat menyusul meredanya tensi perang di Timur Tengah.
Rupiah membuka perdagangan hari ini, Rabu (8/4/2026), dengan penguatan 0,6% di Rp16.992/US$. Rupiah menguat bersama hampir semua mata uang kawasan Asia.
Kabar gencatan senjata sementara antara AS dan Iran selama dua pekan, serta dibukanya kembali Selat Hormuz, membuat dolar AS sempat melemah.
Indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama semakin susut 0,94% ke posisi 98,92. Hal ini membawa angin segar bagi mata uang kawasan Asia. Mayoritas mata uang Benua Kuning pun menguat.
Penguatan dipimpin oleh won Korea Selatan yang selama ini tertekan dengan tingginya harga minyak mentah. Won menguat 1,69%, disusul baht Thailand, peso Filipina, ringgit Malaysia, yen Jepang, rupiah Indonesia, dolar Singapura, dan dolar Taiwan.
































