Logo Bloomberg Technoz

Kurangi Ketergantungan Dolar, BI Catat Transaksi LCT Naik 309%

Mis Fransiska Dewi
23 May 2026 21:00

Warga berjalan di depan nilai tukar mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Warga berjalan di depan nilai tukar mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Makassar - Bank Indonesia (BI) melaporkan penggunaan skema transaksi mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) hingga April 2026 mencapai US$22,61 miliar. Nilai transaksi itu melonjak 309% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$7,33 miliar.

LCT merupakan penyelesaian transaksi yang dilakukan secara bilateral oleh pelaku usaha di Indonesia dan negara mitra dengan menggunakan mata uang negara mitra melalui bank/pihak penyelenggara perdagangan valuta asing yang ditunjuk (Appointed Cross Currency Dealer/ACCD).

Menurut Bank Indonesia, mekanisme ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).


Direktur Departemen Pendalaman Pasar Keuangan BI Ruth Cussoy Intama, lonjakan tersebut menunjukkan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas negara semakin meluas. 

“Volumenya naik tajam dan ini berhasil mendorong diversifikasi mata uang,” kata Ruth dalam media briefing di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (22/5/2026).