Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Melemah Hari Ini, Lesu Sepanjang Minggu

Tim Riset Bloomberg Technoz
22 May 2026 15:49

Karyawan memegang mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan memegang mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melanjutkan pelemahan dalam sesi penutupan pekan ini. 

Pada Jumat (22/5/2026), rupiah tercatat melemah 0,11% ke posisi Rp17.673/US$, melanjutkan pelemahannya sepanjang pekan, kecuali hari di mana Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan ke 5,25%. 

Sepanjang pekan ini, rupiah telah melemah 1,38% menempati posisi mata uang terlemah di kawasan. 

Pergerakan mata uang kawasan sepanjang pekan hingga 22 Mei 2026. (Bloomberg)

Pergerakan rupiah masih dibayangi oleh sentimen domestik akibat sejumlah kebijakan yang dinilai berisiko memperburuk kondisi fiskal karena menelan anggaran jumbo. 

Selain itu, proses pembentukan badan yang akan mengawasi ekspor komoditas terus jadi sorotan pelaku pasar. Investor khawatir terhadap kontrol negara terhadap ekspor komoditas semakin tinggi dan meragukan efektivitasnya dalam meminimalisir praktik under-invoicing atau transfer pricing, demi memperbesar porsi pendapatan negara.