Logo Bloomberg Technoz

Ebola di Kongo Timur Meluas, Upaya Pelacakan Kontak Tersendat

News
23 May 2026 17:30

Ilustrasi virus Ebola (Envato)
Ilustrasi virus Ebola (Envato)

Jason Gale- Bloomberg News

Bloomberg, Penyebaran Ebola di wilayah timur Republik Demokratik Kongo berlangsung lebih cepat dibanding kemampuan otoritas kesehatan melakukan pelacakan, setelah petugas medis hanya mampu menindaklanjuti sekitar seperlima kontak erat yang teridentifikasi dalam satu hari.

Pemerintah Kongo melaporkan 83 kasus terkonfirmasi, 746 kasus suspek, dan 1.603 kontak erat yang telah diidentifikasi hingga 21 Mei, berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Namun, petugas kesehatan hanya berhasil melakukan pemantauan terhadap 342 kontak pada hari yang sama atau sekitar 21% dari total yang berada dalam pengawasan.


Angka tersebut menunjukkan respons wabah mulai tertinggal dibanding laju penyebaran penyakit, bahkan ketika pemerintah dan lembaga internasional meningkatkan langkah darurat setelah Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan epidemi tersebut sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat global pada 17 Mei lalu.

Wabah kini telah menyebar ke tiga provinsi, termasuk South Kivu, setelah otoritas mengonfirmasi kasus baru di dekat Bukavu, kota besar di perbatasan Kongo dan Rwanda. Dua kasus juga telah dikonfirmasi di Uganda pekan ini.