Logo Bloomberg Technoz

Dunia Berebut Pupuk, RI Siapkan Alokasi Ekspor Hingga 2 Juta Ton

Sultan Ibnu Affan
07 April 2026 18:40

Petani menanam padi di persawahan. Ilustrasi (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petani menanam padi di persawahan. Ilustrasi (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) mengatakan perusahaan berpotensi dapat melakukan ekspor pupuk ke negara-negara lain hingga mencapai 2 juta ton.

Direktur Utama Rahmad Pribadi mengatakan, potensi tersebut terjadi bersamaan dengan kepastian ketersediaan pupuk untuk kebutuhan domestik diklaim telah mencukupi di ntegah krisis pasokan imbas konflik geopolitik Timur Tengah.

"Setelah kebutuhan domestik terpenuhi, terdapat potensi ekspor sekitar 1,5 hingga 2 juta ton, yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung stabilitas pasar global,” ujar Rahmad, Selasa (7/4/2026).


Rahmad mengatakan, saat ini, perseroan juga telah memiliki stok pupuk hingga mencapai sekitar 1,29 juta ton. Sementara, estimasi kebutuhan domestik mencapai 6,3 juta ton.

Di sisi lain, perseroan juga memiliki kapasitas produksi mencapai 14,8 juta ton/tahun, termasuk urea sebesar 9,4 juta ton.