Polemik Film Aku Harus Mati: Kekhawatiran Kemenkes-Baliho Dicopot
Redaksi
07 April 2026 18:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Baliho film Aku Harus Mati sempat menjadi perbincangan karena menakutkan dan dianggap memicu efek keinginan untuk bunuh diri.
Menurut Kementerian Kesehatan film berjudul ‘Aku Harus Mati’ memicu kontroversi karena materi promosi publiknya (baliho) dinilai provokatif dan berpotensi memicu peniruan bunuh diri pada individu rentan; para pakar jiwa meminta penertiban materi dan penerapan pedoman peliputan/penyajian yang aman.”
Reaksi ini bukan sekadar soal estetika atau kebebasan berekspresi: ketika tema bunuh diri dihadirkan tanpa kehati-hatian, dampaknya bisa menyentuh keselamatan publik.
“Film berjudul ‘Aku Harus Mati’ memicu kontroversi karena materi promosi publiknya (baliho) dinilai provokatif dan berpotensi memicu peniruan bunuh diri pada individu rentan; para pakar jiwa meminta penertiban materi dan penerapan pedoman peliputan/penyajian yang aman.” Reaksi ini bukan sekadar soal estetika atau kebebasan berekspresi: ketika tema bunuh diri dihadirkan tanpa kehatihatian, dampaknya bisa menyentuh keselamatan publik,” kata Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Imran Pambudi dalam pernyataan tertulis, Selasa (7/4/2026).
“Kekhawatiran profesional kesehatan jiwa dan langkah penertiban materi promosi yang dilaporkan menunjukkan bahwa efek provokatif bukan sekadar spekulasi. Pilihan kata yang tampak sepele—menggambarkan bunuh diri sebagai “pilihan” atau “pembebasan”—bisa ditangkap sebagai legitimasi oleh orang yang sedang putus asa. Di sisi lain, penyajian yang menekankan adanya bantuan, menyoroti faktor penyebab yang kompleks, dan mengarahkan orang ke layanan dukungan dapat mengurangi risiko peniruan dan membantu mengubah narasi dari sensasi menjadi pencegahan.,” tambahnya.































