Logo Bloomberg Technoz

Bahan Tekstil Naik 40%, Siap-siap Harga Pakaian Bakal Naik

Redaksi
07 April 2026 14:56

Pedagang merapihkan bahan kain tekstil yang dijual di Cipadu, Kota Tangerang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pedagang merapihkan bahan kain tekstil yang dijual di Cipadu, Kota Tangerang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Industri tekstil mengungkapkan kecemasan mengenai keberlangsungannya di tengah konflik Timur Tengah. Industri tekstil tertekan harga bahan baku akibat perang yang mengerek harga minyak dunia.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wirawasta menerangkan bahwa harga paraxylene yang merupakan bahan baku utama polyester saat ini sudah berada di level USD 1.300 per ton atau naik sekitar 40% dari dua pekan lalu.

Redma menjelaskan kenaikan harga ini belum sepenuhnya sampai ke industri hilir. Efek domino yang disebabkan kenaikan harga bahan baku tekstil, kata dia, akan berimbas secara bertahap hingga tiga pekan ke depan. 


"Dalam 1 minggu kedepan, kenaikan harga ini akan terdistribusi ke produsen kain dan 2 minggu berikutnya akan terdistribusi ke sektor pakaian jadi," ungkap Redma, Selasa (7/4/2026).

Redma juga menambahkan bahwa sektor retail juga akan terdapat penyesuaian harga. Dia menyebut kenaikan harga barang jadi retail bisa sampai dengan 10%.