Logo Bloomberg Technoz

Dirut PI soal Pupuk: Stok Aman, Kita Masih Bisa Tidur Nyenyak

Sultan Ibnu Affan
07 April 2026 13:05

Stok pupuk di gudang. (ilustrasi). Petrokimia Gresik
Stok pupuk di gudang. (ilustrasi). Petrokimia Gresik

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Utama Pupuk Indonesia saat ini adalah Rahmad Pribadi kembali menegaskan kondisi stok pupuk dalam negeri dalam kategori aman, di tengah eskalasi konflik Timur Tengah. Rahmad mengatakan stok pupuk aman disertai rencana pembangunan sejumlah pabrik baru.

"Stok (pupuk) juga aman. Kita memiliki 1,29 juta ton stok dan pabrik seluruhnya beroperasi dengan baik. Artinya ini akan terus kita pertahankan di level ini. Alhamdulillah tidak ada masalah," ujar Rahmad dalam Rapat Bersama Komisi IV di DPR, Senin (7/4/2026).

"Kita sudah melakukan atau berkomitmen untuk melakukan revitalisasi. Ada 7 pabrik yang dibangun, 1 sudah diresmikan, 3 sedang dalam proses konstruksi, dan 3 lagi sedang dalam persiapan konstruksi," kata dia menegaskan.


Rahmad dalam kesempatan tersebut mengakui jalur distribusi pupuk bergantung dari situasi Selat Hormuz. Selat Hormuz, jelas dia, adalah pintu untuk 30% dari pupuk di dunia, utamanya adalah urea, sulfur, kemudian berbagai macam jenis pupuk. Setiap bulan. kata dia, 4 juta ton yang keluar dari Selat Hormuz: 1,5 juta ton adalah urea, 1,5 juta ton adalah sulfur, kemudian sisanya yang lain-lain.

"Kita patut berbangga karena Indonesia mulai dari zaman Bapak Presiden Soeharto terus mengembangkan industri pupuk. Sehingga hari ini meskipun dunia gonjang-ganjing, tapi pupuk Indonesia justru bisa berfungsi sebagai penyelamat pada ekosistem pangan dunia," kata dia menegaskan.