Logo Bloomberg Technoz

Perusahaan Kosmetik Mulai Khawatir, Cari Solusi Pengemasan

Redaksi
07 April 2026 13:30

55 Daftar Kosmetik Berbahaya yang Sebabkan Kerusakan Hati-Kanker (Bloomberg Technoz/Asfahan)
55 Daftar Kosmetik Berbahaya yang Sebabkan Kerusakan Hati-Kanker (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dampak perang yang terjadi di Iran mulai berefek ke industri kosmetik. Karena akan berpengaruh terhadap biaya untuk segala hal mulai dari wadah plastik dan tabung lipstik hingga transportasi.

Seperti yang dilaporkan Reuters, perusahaan kosmetik terutama khawatir terhadap kenaikan biaya bahan baku dan transportasi akibat melonjaknya harga minyak serta terganggunya pengiriman.

“Kami mulai melihat kenaikan biaya yang didorong oleh inflasi harga energi, yang diperparah oleh keterlambatan pengiriman,” ujar Simone Dominici, CEO grup kosmetik Italia Kiko, yang memperkirakan biaya tambahan terkait logistik sekitar 1,5 juta euro (US$1,7 juta) bagi grup tersebut sepanjang tahun.


“Dengan banyaknya kontainer yang tertahan di Timur Tengah, ketersediaan kontainer menjadi lebih terbatas ... dan barang tidak dapat dipindahkan secara efisien,” kata Dominici, seraya menambahkan bahwa harga yang lebih tinggi untuk beberapa komponen kimia dan kemasan—yang sebagian besar bersumber dari Timur Jauh—akan menambah tekanan.

Seiring krisis Iran mengacaukan rantai pasokan, Yonwoo, produsen wadah untuk L’Oreal (OREP.PA) dan perusahaan K-beauty, mengatakan pihaknya tengah berupaya keras untuk mengamankan stok resin plastik guna memproduksi pot yang digunakan untuk perawatan kulit dan kosmetik.