Campuran FAME Tinggi, Penyimpanan B50 Perlu Perlakuan Khusus
Azura Yumna Ramadani Purnama
07 April 2026 13:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengungkapkan tingginya campuran fatty acid methyl ester (FAME) dalam biodiesel B50 membuat sistem penyimpanan bahan bakar tersebut harus dilakukan secara ketat.
Yannes menjelaskan umur simpan B50 cenderung lebih pendek dari B40, sebab FAME bersifat higroskopis atau mudah menyerap air dan udara terutama di iklim tropis seperti Indonesia yang memiliki kelembaban tinggi.
Sekadar catatan, FAME dihasilkan melalui proses transesterifikasi minyak nabati—seperti minyak sawit dan sebagainya — dengan metanol untuk menghasilkan bahan bakar nabati.
Selain itu, Yannes mengungkapkan biodiesel dengan campuran 50% FAME dan 50% solar tersebut lebih rentan terhadap oksidasi yang dipicu oleh panas, paparan cahaya dan oksigen.
“Kombinasi faktor ini dapat mempercepat degradasi bahan bakar, meningkatkan kandungan air, asam bebas, serta membuat B50 lebih potensial menjadi media tumbuh mikroba. Akibatnya, kualitas B50 bisa turun lebih cepat jika penyimpanan tidak terkontrol dengan baik,” kata Yannes ketika dihubungi, dikutip Selasa (7/4/2026).






























