Logo Bloomberg Technoz

Pupuk RI Diklaim Rebutan Banyak Negara, Berapa Stok Dalam Negeri?

Sultan Ibnu Affan
03 April 2026 15:45

Ilustrasi pupuk. (Diolah)
Ilustrasi pupuk. (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) memastikan stok pupuk dalam negeri hingga saat ini masih aman di tengah krisis pupuk global sebagai imbas dari eskalaksi konflik perang Timur Tengah.

Direktur Utama PIHC Rahmad Pribadi mengatakan Indonesia saat ini masih menjadi salah satu negara eksportir pupuk urea terbesar di dunia, dengan kapasitas produksi hampir mencapai 9 juta ton.

"Saya ingin yakinkan bahwa Indonesia, khususnya terkait dengan [stok] pupuk, semuanya aman. Kenapa? Karena yang terganggu adalah suplai urea. Sedangkan Indonesia adalah negara eksportir urea," ujar Rahmad kepada wartawan di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).


Rahmad juga memastikan ketersediaan impor kalium dan fosfor (phospate) sebagai bahan baku utama pembuatan pupuk NPK masih tersedial lewat diversifikasi pasar. Perusahaan, kata dia, juga memiliki ketersediaan modal dari pemerintah untuk mengamankan pasokan lebih dulu guna memesan bahan baku lebih awal kepada mitra dagangnya.

"Sudah [diversifikasi pasar], karena kita punya uang muka dari pemerintah. Jadi kita bisa beli bahan-bahan bakunya di depan, yang impor. Kalau yang dalam negeri harganya tetap," tutur dia.

Dilirik Australia Hingga India