Logo Bloomberg Technoz

Tumpukan Stok Beras Kala El Nino 2026 Mengancam

Andrean Kristianto
07 April 2026 18:58

Calon pembeli memilih beras di salah satu toko di Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Calon pembeli memilih beras di salah satu toko di Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kementerian Pertanian menargetkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tembus 5 juta ton bulan ini, untuk menghadapi ancaman El Nino 2026.

Kementerian Pertanian menargetkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tembus 5 juta ton bulan ini, untuk menghadapi ancaman El Nino 2026.

Saat ini capaian stok beras mencapai sekitar 4,4 juta ton. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Saat ini capaian stok beras mencapai sekitar 4,4 juta ton. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Terbaru, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaporkan El Nino kemungkinan dapat menerpa Indonesia. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Terbaru, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaporkan El Nino kemungkinan dapat menerpa Indonesia. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bapanas berupaya memitigasi dampak yang dapat terjadi merupakan langkah krusial terhadap cadangan pangan menjelang musim kemarau mendatang.

Bapanas berupaya memitigasi dampak yang dapat terjadi merupakan langkah krusial terhadap cadangan pangan menjelang musim kemarau mendatang.

Bapanas memastikan penguatan stok CPP terus berjalan sebagau upaya menjaga produksi pangan dalam negeri. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bapanas memastikan penguatan stok CPP terus berjalan sebagau upaya menjaga produksi pangan dalam negeri. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Calon pembeli memilih beras di salah satu toko di Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kementerian Pertanian menargetkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tembus 5 juta ton bulan ini, untuk menghadapi ancaman El Nino 2026.
Saat ini capaian stok beras mencapai sekitar 4,4 juta ton. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Terbaru, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaporkan El Nino kemungkinan dapat menerpa Indonesia. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Bapanas berupaya memitigasi dampak yang dapat terjadi merupakan langkah krusial terhadap cadangan pangan menjelang musim kemarau mendatang.
Bapanas memastikan penguatan stok CPP terus berjalan sebagau upaya menjaga produksi pangan dalam negeri. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tembus 5 juta ton bulan ini, untuk menghadapi ancaman El Nino 2026. Stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) juga lebih diperkuat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Bahwasanya ada El Nino, Ini perlu kita melakukan langkah-langkah strategis dan percepatan. Sekarang ini capaian kita, stok CBP kita hari ini 4,4 juta ton, insya Allah bulan ini bisa mencapai 5 juta ton. Jadi persiapan kita jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” kata Amran dalam siaran pers Badan Pangan Nasional (Bapanas), Jumat (3/4/2026). 

Raihan CBP dengan 4,4 juta ton tersebut telah menandai akselerasi penguatan stok CPP selama ini. Hal ini karena peningkatannya hingga mencapai 300% dibandingkan CBP sampai Maret 2024 yang kala itu berada di angka 1,1 juta ton. Sementara terhadap stok CBP sampai Maret 2025 juga meningkat hingga 91,3%. CBP Maret 2025 kala itu berada di 2,3 juta ton.

Terbaru, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaporkan El Nino kemungkinan dapat menerpa Indonesia, terutama wilayah selatan dari garis ekuator, dimulai pada awal bulan Mei mendatang. Wilayah yang diprediksi dapat menerima efek El Nino antara lain Lampung, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat hingga Nusa Tenggara Timur.

(dre/ros)