Logo Bloomberg Technoz

Mandatori B50 Juli, Impor Metanol Akan Bengkak Jadi 2,5 Juta Ton

Sultan Ibnu Affan
02 April 2026 14:30

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi. (Bloomberg Technoz/ Tara Marchelin)
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi. (Bloomberg Technoz/ Tara Marchelin)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pupuk Indonesia memproyeksikan total impor untuk memenuhi kebutuhan metanol nasional akan mengalami kenaikan dari semula sebanyak 1,4 juta ton menjadi sebanyak 2,5 juta ton hingga 2027.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan, proyeksi tersebut sebagai imbas dari adanya kebijakan mandatori biodiesel B50 terbaru pemerintah yang akan berlaku pada 1 Juli 2026 mendatang.

"Tanpa ada peningkatan kapasitas produksi metanol dalam negeri, impor metanol akan meningkat dari 1,4 menjadi 2,5 juta ton," ujar Rahmad dalam rapat bersama Komisi XO DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (2/4/2026).


Rahmad mengatakan, munculnya lonjakan impor tersebut terjadi lantaran mandatori B50 turut akan menaikkan kebutuhan metanol nasional mencapai sebanyak 2,8 juta ton. Di sisi lain total produksi metanol di dalam negeri hanya mampu memenuhi sebanyak 400.000 ton.

Untuk kebutuhan mandatori B40 yang mulai berlaku pada awal Januari 2025 lalu saja, total kebutuhan metanol diproyeksikan telah mencapai sebanyak 1,8 juta ton. Sebanyak 1,2 juta diantaranya juga masih berasal dari impor.

Usul bangun pabrik