Logo Bloomberg Technoz

PIHC Mau Bangun Dua Pabrik Metanol, Estimasi Rampung 2029

Sultan Ibnu Affan
07 April 2026 16:40

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi. (Bloomberg Technoz/ Tara Marchelin)
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi. (Bloomberg Technoz/ Tara Marchelin)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) memastikan akan membangun sebanyak pabrik metanol guna memenuhi kebutuhan mandatori biodiesel B50 terbaru pemerintah yang akan berlaku pada 1 Juli 2026.

Direktur Utama PIHC, Rahmad Pribadi mengatakan pabrik tersebut akan berlokasi di Lhokseumawe, Aceh, dan Bontang, Kalimantan Timur dengan masing-masing berkapasitas 1 juta ton.

"Alhamdulillah dua pabrik yang sudah ditugaskan oleh kami dari Kementan dan juga sudah disetujui oleh Danantara, ini akan kita bangun satu di Lhokseumawe, satu lagi di Bontang," ujarnya dalam rapat bersama Komisi IV DPR di Parlemen, Selasa (7/4/2026).


Dalam kesempatan terpisah, Rahmad mengestimasikan pabrik tersebut akan dibangun kurang lebih selama 40 bulan dari saat ini. Dengan demikian, estimasi rampung akan berada di 2029 mendatang.

Rahmad menjelaskan, alasan penentuan pembangunan di kedua lokasi tersebut lantaran berdekatan dengan sumber gas sebagai pendukung pasokan bahan bakar pabrik, termasuk kawasan industri.