Elon Musk ‘Si Penjual Mimpi’ Adalah Kunci Sukses IPO SpaceX
News
07 April 2026 14:48

Bloomberg, SpaceX dan para investment banker akan menggelar pertemuan guna menguji ketahanan target valuasi sebesar US$2 triliun, target yang dibikin perusahaan milik Elon Musk tersebut, sebuah langkah krusial menjelang penawaran umum perdana (IPO) terbesar sepanjang sejarah, demikian menurut sumber yang mengetahui masalah ini. Sebelumnya SpaceX memang diketahui menargetkan valuasi lebih dari US$1,75 triliun,
Dua bulan setelah merger dengan xAI, para bankir senior siap memulai pembicaraan seputar penawaran umum perdana perusahaan roket, satelit, dan pengembang teknologi kecerdasan buatan ini, untuk menentukan apakah valuasi yang diagung-agungkan tersebut masih mampu menarik investor. Nilai pasarnya kini diperkirakan akan melampaui US$2 triliun, naik dari perkiraan US$1,75 triliun kurang dari dua minggu lalu, kata sumber yang mengetahui masalah ini.
“Hal yang harus Anda yakini — dan inilah yang akan mereka kerjakan hingga dokumen ini diajukan secara publik — adalah terus menjual mimpi, dan pada dasarnya tidak ada yang lebih ahli dalam menjual mimpi daripada Elon Musk,” kata David Erickson, profesor tamu di Columbia Business School dan mantan co-head global equity capital markets di Barclays Plc.
Perwakilan SpaceX tak segera menanggapi permintaan komentar. Musk tampaknya menentang target valuasi US$2 triliun dalam sebuah postingan di X pada 3 April, dengan mengatakan “jangan percaya semua yang Anda baca.”
Dengan valuasi perusahaan lebih dari $2 triliun, SpaceX akan menjadi lebih besar daripada semua perusahaan dalam Indeks S&P 500 kecuali lima emiten — Nvidia Corp., Apple Inc., Alphabet Inc., Microsoft Corp., dan Amazon.com Inc.
































