Logo Bloomberg Technoz

Laporan: AI Jadi Penyebab Utama Lompatan PHK Bulan Maret

Merinda Faradianti
07 April 2026 06:30

Ilustrasi PHK Karyawan (Bloomberg Technoz)
Ilustrasi PHK Karyawan (Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan-perusahaan berbasis di Amerika Serikat (AS) mengumumkan 60.620 pemutusan hubungan kerja (PHK) pada Maret 2026, naik 25% dibandingkan 48.307 PHK pada Februari, diungkap firma global Challenger, Gray & Christmas.

“Tahun lalu didominasi sektor pemerintah, ritel, dan teknologi. Tahun ini bergeser ke teknologi, transportasi, dan kesehatan,” ujar Chief Revenue Officer Andy Challenger, dikutip Selasa (7/4/2026).

Laporan dari lembaga outplacement dan pelatihan eksekutif ini sejatinya mencatat penurunan 78% secara yoy, yang mencatatkan 275.240 angka PHK. Namun demikian “apabila tidak menghitung gelombang PHK federal pada Februari dan Maret tahun lalu, tren PHK 2026 sebenarnya mengikuti pola 2025. 


Sepanjang kuartal I-2026, total PHK mencapai 217.362 menjadi terendah sejak 2022. Angka ini turun 16% dari kuartal IV-2025 dan anjlok 56% dibandingkan kuartal I-2025.

Sektor teknologi masih menjadi sorotan dengan 18.720 PHK pada Maret dan total 52.050 sepanjang tahun berjalan. Jumlah ini naik 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menjadi yang tertinggi sejak 2023.