Logo Bloomberg Technoz

DPR Sentil OJK Soal Saham Gorengan: IPO Rp200 Terbang ke Rp8.000

Pramesti Regita Cindy
01 April 2026 17:12

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti maraknya permainan manipulasi harga saham atau praktik 'saham gorengan' di pasar modal Indonesia. 

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar Melchias Marcus Mekeng membeberkan terdapat perusahaan yang baru melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO), namun diduga memainkan harga saham di pasar.

"Ada perusahaan yang dia baru go public Rp200, terus naik lagi jadi Rp8.000 dalam waktu 2-3 bulan. Nah ini saya mau tanya, pasti bapak-bapak dan ibu-ibu di OJK sudah tahu, perusahaannya siapa itu? Nah ini perusahaan ini bagaimana?” kata Mekeng saat rapat kerja dengan pimpinan OJK di parlemen, Jakarta, Rabu (1/4/2026).


Mekeng menilai reli harga emiten pendatang baru di bursa itu tidak wajar. Mekeng meminta OJK untuk menyelidiki dugaan permainan saham di balik anomali peforma saham tersebut.

“Ini nggak masuk akal, tiga bulan harga Rp200 jadi Rp8.000," kata Mekeng.