Investasi Kembali Loyo, Pertumbuhan Ekonomi China Melambat
News
18 May 2026 11:40

Bloomberg News
Bloomberg, Pertumbuhan ekonomi China mengalami perlambatan secara menyeluruh pada bulan April 2026. Sektor investasi kembali mencatatkan penurunan, mengindikasikan bahwa lonjakan ekspor tidak lagi mampu menopang pelemahan ekonomi di dalam negeri.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional (NBS) pada hari Senin (18/5), investasi aset tetap secara tak terduga menyusut 1.6% pada empat bulan pertama tahun 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Padahal, sektor ini sempat tumbuh 1.7% pada kuartal pertama. Sementara itu, angka penjualan ritel meloset dari perkiraan pasar dan hanya tumbuh tipis 0.2% pada bulan April.
Sektor produksi industri juga tumbuh melambat di angka 4.1% pada bulan lalu—menjadi capaian terlemah dalam hampir tiga tahun terakhir. Di sisi lain, tingkat pengangguran perkotaan hasil survei sedikit membaik ke angka 5.2%, setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam satu tahun terakhir di angka 5.4% pada bulan Maret.
"Ekonomi China saat ini masih terlihat berjalan dengan dua kecepatan yang berbeda: kuat di sektor manufaktur strategis dan ekspor, namun lemah di sektor yang paling memengaruhi kepercayaan rumah tangga," ujar Charu Chanana, Kepala Strategi Investasi di Saxo Markets, Singapura. "Kekhawatiran utamanya bukan hanya karena aktivitas ekonomi meleset dari target, melainkan karena pelemahan ini mulai meluas ke sektor domestik."






























