Grup Salim INDF & ICBP Dihantui Depresiasi Rupiah
Nyoman Ary Wahyudi
18 May 2026 12:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Grup Salim PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Tbk (ICBP) menghadapi risiko pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang berlanjut sampai pertengahan bulan ini.
Dua lini bisnis Grup Salim yang bergerak di industri barang konsumsi atau consumer goods itu berpotensi menghadapi tekanan baru dari sisi profit margin, beban impor sampai utang jatuh tempo berdenominasi dolar AS.
Mengutip laporan keuangan INDF untuk kuartal I-2026, manajemen menerangkan grup menghadapi risiko nilai tukar mata uang asing lantaran pinjaman, penjualan ekspor dan biaya beberapa pembelian utamanya dalam mata uang dolar AS. Sementara itu, mata uang fungsional grup adalah rupiah.
“Grup tidak mempunya kebijakan lindung nilai yang formal atas eksposur nilai tukar mata uang asing,” dikutip dari laporan keuangan INDF, Senin (18/5/2026).
Kendati demikian, manajemen menerangkan, fluktuasi kurs antara rupiah dan dolar AS memberikan ruang lindung nilai alami terhadap dampak kurs tukar dalam grup.























