Logo Bloomberg Technoz

Pasar Keuangan RI Siang Ini: IHSG, Obligasi, Sampai Rupiah Merah

Muhammad Julian Fadli
18 May 2026 12:56

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lumayan dalam pada perdagangan hari ini, Senin (18/5/2026). Tidak hanya IHSG, pasar obligasi dan nilai tukar rupiah pun mengalami tekanan yang cukup berat.

Menutup perdagangan Sesi I, IHSG mencatatkan pelemahan 3,76% di posisi 6.470. Sepanjang perdagangan, IHSG terus–menerus menetap di zona merah dengan tekanan jual yang amat deras.

Rentang perdagangan terjadi pada area level 6.631 sampai dengan terlemahnya menyentuh penurunan 4,8% di posisi 6.398.


Beberapa saham yang menjadi pemberat (laggard) di antaranyaP T Amman Mineral (AMMN), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Bukan hanya saham, para investor juga terindikasi melepas Surat Utang Negara hingga imbal hasilnya melejit di hampir semua tenor.