DPR Soroti Penyebaran Hantavirus di Indonesia
Dovana Hasiana
12 May 2026 18:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti perkembangan penyebaran Hantavirus di Indonesia. Perlu diketahui, Kementerian Kesehatan telah melaporkan terdapat 23 kasus terkonfirmasi Hantavirus dengan tiga kematian yang tersebar di sembilan provinsi dalam periode 2024 hingga minggu ke-16 pada 2026.
Ketua DPR Puan Maharani meminta semua pemangku kepentingan (stakeholder) melakukan antisipasi dan mitigasi terhadap Hantavirus sehingga penyebarannya bisa dikendalikan. Menurutnya, antisipasi dan mitigasi juga harus dilakukan agar penyebaran Hantavirus tidak menjadi masif seperti yang terjadi di Pandemi Covid-19.
"Jadi apa pun hal-hal yang kemudian virus-virus yang nantinya bisa meluas dan melebar atau tercemar dengan mudah, ya sebaiknya sudah diantisipasi dari awal. Pintu-pintu yang memang harus dicegah ya sebaiknya dicegah sehingga jangan sampai meluas tanpa diantisipasi," ujar Puan kepada awak media, Selasa (12/05/2026).
Puan juga meminta Komisi IX untuk meminta penjelasan dari pemangku kepentingan terkait mengenai langkah-langkah yang dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran Hantavirus di Indonesia pada masa persidangan lima tahun sidang 2025-2026. Perlu diketahui, salah satu mitra Komisi IX DPR yang berkaitan dengan penanganan Hantavirus di Indonesia adalah Kementerian Kesehatan.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman menjelaskan angka fatalitas kasus Hantavirus di Indonesia mencapai 13% dalam periode 2024 hingga minggu ke-16 pada 2026. Aji mengatakan seluruh kasus konfirmasi mengarah pada Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dengan strain Seoul virus.
































