WHO Tetapkan Wabah Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
News
17 May 2026 12:00

Jason Gale - Bloomberg News
Bloomberg, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi mendeklarasikan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) dan Uganda sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. WHO memperingatkan bahwa jenis virus langka yang belum memiliki vaksin atau obat resmi ini kemungkinan telah menyebar lebih luas daripada yang terdeteksi.
Wabah yang disebabkan oleh virus Bundibugyo ebolavirus ini memenuhi ambang batas tingkat kewaspadaan tertinggi di bawah regulasi kesehatan internasional. Menurut pernyataan WHO pada hari Minggu (17/5), status ini ditetapkan menyusul adanya penularan lintas batas negara, kluster kematian yang belum dapat dijelaskan, serta ketidakpastian besar mengenai skala epidemi yang terjadi.
Deklarasi darurat ini dikeluarkan setelah adanya konfirmasi kasus Ebola di ibu kota Uganda, Kampala, serta di Kinshasa, ibu kota Kongo yang padat dengan penduduk sekitar 20 juta jiwa. Temuan ini mengonfirmasi bahwa virus telah menyebar jauh melampaui wilayah pertambangan terpencil tempat wabah pertama kali diidentifikasi.
"Peristiwa ini dinilai luar biasa," ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam deklarasi tersebut. Ia menyoroti tidak adanya vaksin atau terapi spesifik yang disetujui untuk varian Bundibugyo, situasi keamanan yang belum stabil di Kongo timur, serta bukti-bukti yang menunjukkan bahwa wabah ini kemungkinan jauh lebih besar daripada jumlah kasus resmi yang tercatat.



























