Ribuan Harapan dari Antrean Pemburu Kerja Family Mart Bulungan
Andrean Kristianto
13 May 2026 18:21
Bloomberg Technoz, Jakarta - Suasana di daerah Bulungan, Jakarta Selatan, nampak dipenuhi pencari kerja pada Rabu (13/5). Deretan anak muda mengenakan kemeja putih dan celana hitam terlihat mengular di trotoar sepanjang sekitar 80 meter demi mengikuti pendaftaran kerja di Family Mart.
Antrean panjang sudah terlihat sejak pagi hari. Sejumlah pelamar datang lebih awal dengan harapan mendapat kesempatan bekerja di mini market tersebut.
Baca Juga
Salah satu pelamar, Zahra Haura, mengaku tiba di lokasi sejak pukul 08.00 WIB. Namun, harapannya pupus setelah pihak penyelenggara mengumumkan kuota pendaftaran telah habis yang baru ia ketahui pada pukul 09.30 WIB.
“Iya gak ada kuotanya, baru tahu dari tadi kan di sini baris, pas baru masuk dikasih tau gak ada kuotanya. Tau info lowongannya dari teman sama instagram,” kata Zahra saat berbincang dengan Bloomberg Technoz, Rabu (13/5).
Perempuan berusia 19 tahun itu datang untuk melamar posisi kasir. Dengan raut kecewa, ia bersama temannya kemudian meninggalkan lokasi pendaftaran.
Ramainya antrean pencari kerja tersebut terjadi seiring meningkatnya jumlah penduduk usia kerja di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran per Februari 2026 mencapai 7,24 juta orang. Angka tersebut diklaim menurun sebanyak 35 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya
"Per Februari 2026 terdapat 219,54 juga penduduk usia kerja, artinya meningkat 2,753 juta periode yang sama tahun lalu," ujar Kepala BPS Amalia Widyasanti, dalam konferensi pers, Selasa (5/5/2026).
Sementara itu, jumlah setengah pengangguran berada di angka 10.728 juta orang, atau menurun sebanyak 940 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Seperti diketahui, BPS mendefinisikan kelompok setengah pengangguran adalah mereka yang bekerja di bawah 35 jam dalam sepekan.
Secara umum, total pekerja di Indonesia per Februari 2026 yakni sebanyak 147,67 juta orang, atau meningkat sebanyak 1,89 juta. Dari total tersebut sebanyak 98,5 juta orang bekerja penuh waktu, dan 38 juta orang lainnya merupakan pekerja paruh waktu.
(dre/ain)























