Rusia Kembali Serang Ukraina di Dekat Perbatasan Anggota NATO
Redaksi
15 May 2026 10:01
Bloomberg, Ukraina menjadi sasaran serangan Rusia "salah satu yang terpanjang" dengan rentetan serangan drone yang menargetkan wilayah dekat perbatasan anggota NATO di bagian barat dan barat daya negara itu, menurut Presiden Volodymyr Zelenskyy.
Negara tetangga, Slovakia, sempat menutup seluruh perlintasan perbatasan dengan Ukraina karena alasan keamanan, sementara otoritas Hungaria memanggil utusan Rusia. Perdana Menteri Hungaria, Peter Magyar mengecam serangan tersebut sebagai serangan paling parah terhadap wilayah yang dihuni minoritas Hungaria sejak invasi penuh Rusia dimulai lebih dari empat tahun lalu.
Baca Juga
Otoritas setempat di Ukraina menyatakan bahwa drone-drone tersebut menghantam bangunan permukiman, infrastruktur kota, dan fasilitas energi. Sedikitnya enam orang tewas dan puluhan lainnya terluka, termasuk anak-anak, kata Zelenskyy melalui X.
Kembalinya serangan ini terjadi setelah gencatan senjata singkat pada akhir pekan yang diumumkan Presiden Donald Trump, setelah Moskow mendesak Kyiv untuk melakukan gencatan senjata sementara agar Vladimir Putin dapat menggelar parade Hari Kemenangan di ibu kota Rusia.
Presiden Amerika Serikat itu mengatakan pada Selasa bahwa “penyelesaian” antara Rusia dan Ukraina “semakin dekat.” Trump tiba di China untuk kunjungan kenegaraan pada Rabu, saat kedua negara berupaya menstabilkan hubungan melalui pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di tengah bayang-bayang perang Iran.
Zelenskyy mengatakan bahwa waktu terjadinya kembali serangan Rusia bukanlah suatu kebetulan.
“Dalam situasi geopolitik yang sulit ini, Rusia jelas berupaya mengganggu suasana politik secara keseluruhan dan menarik perhatian terhadap kejahatan yang mereka lakukan — dengan mengorbankan nyawa rakyat Ukraina dan infrastruktur Ukraina,” ujar presiden tersebut.
Di Rivne, wilayah barat Ukraina, sedikitnya tiga orang tewas setelah sebuah drone menghantam bangunan permukiman, menurut pejabat setempat. Dua masinis kereta juga tewas dalam serangan lain yang turut merusak lokomotif, gerbong, dan gardu listrik, kata penasihat Zelenskyy, Dmytro Lytvyn, kepada wartawan.
(red)






















