Logo Bloomberg Technoz

Menguat 0,4%, Rupiah Pimpin Penguatan Asia

Tim Riset Bloomberg Technoz
25 March 2026 14:06

Karyawan merapihkan uang rupiah dan dolas AS di salah satu bank di Jakarta, Senin (1/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan uang rupiah dan dolas AS di salah satu bank di Jakarta, Senin (1/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot hari ini sedikit memberi angin segar di tengah lanskap global yang masih penuh ketidakpastian. 

Siang ini (25/3/2026) 13.00 WIB, Mata uang Garuda memimpin penguatan di pasar Asia siang ini dengan penguatan 0,4%. 

Pergerakan mata uang di pasar Asia. Rupiah memimpin penguatan hari ini. (Bloomberg)

Faktor utama yang menopang rupiah adalah meredanya kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah.


Sinyal diplomatik dari AS terkait upaya meredakan ketegangan dengan Iran menjadi katalis positif bagi penurunan harga minyak. Meski masih di level tinggi US$100,28 per barel, harga minyak Brent tercatat turun 4,03% seperti data yang ditunjukkan Bloomberg pada 13.10 WIB. 

Selain itu, indeks dolar AS juga melemah 0,22% dalam pembukaan perdagangan hari ini di level 99,21. Pelemahan dolar AS memberi ruang apresiasi bagi rupiah. 

Rupiah menguat dalam perdagangan perdana pasca libur panjang pada Rabu (25/3/2026). (Bloomberg)