Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

IHSG dan Rupiah Menguat Usai Kabar AS Susun Draf Sudahi Perang

Muhammad Julian Fadli
25 March 2026 13:27

Layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Sesi I di zona hijau dengan penguatan 1,3% di posisi 7.199,19 pada Rabu (25/3/2026). Adapun IHSG dalam tren positif saat Amerika Serikat (AS) tengah menyusun rencana untuk menyudahi perang dengan Iran.

Total transaksi perdagangan pagi–siang hari ini mencapai Rp13,3 triliun, dari sejumlah 25,93 miliar saham yang ditransaksikan. Kurs Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pukul 12.50 WIB juga berhasil menguat 0,49% di posisi Rp16.903/US$.

Penutupan IHSG Sesi I pada Rabu 25 Maret 2026 (Bloomberg)

Sepanjang perdagangan IHSG sejatinya bergerak fluktuatif dengan rentang pergerakan pada terjadi pada level 7.057 sampai dengan tertingginya 7.212. Dengan frekuensi yang terjadi 1,34 juta kali diperjualbelikan.


Tercatat ada penguatan 532 saham, dan sebanyak 181 saham terjadi pelemahan. Sisanya 105 saham stagnan.

Saham–saham energi, saham perindustrian, dan saham konsumen non primer menjadi pendorong penguatan laju IHSG, dengan mencatat kenaikan 3,9%, 3,73% dan 2,54%.