Tim tersebut akan melibatkan sejumlah lembaga, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Lingkungan Hidup, serta Badan Karantina, guna memastikan validitas ilmiah dan aspek tata kelola kawasan.
Raja Juli mengungkapkan, pihak Djarum Foundation telah memiliki basis data awal yang kuat, termasuk penggunaan kamera jebak (camera trap) di sejumlah gunung di Pulau Jawa untuk memantau populasi macan tutul.
(fik/del)
No more pages




























