Logo Bloomberg Technoz

Kembali Terguncang, IHSG Turun Nyaris 1%

Muhammad Julian Fadli
11 May 2026 15:59

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terguncang. Pada Senin (11/5/2026) pukul 15;35 WIB, IHSG jatuh 0,91% (63,73 poin) menyentuh posisi 6.905.

Transaksi terpantau cukup ramai didominasi manuver jual, dengan nilai transaksi sepanjang hari mencapai Rp18,14 triliun dan volume perdagangan sentuh 37,96 miliar saham. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 2,58 juta kali diperjualbelikan

IHSG memang sempat menguat, terdorong kabar terbaru dari pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menunda pemberlakuan tarif baru untuk pungutan ekspor berbagai komoditas pertambangan.


Berita itu membuat saham–saham pertambangan melesat dan mengerek IHSG ke jalur hijau. Namun penguatan itu tidak bertahan lama dengan posisi tertinggi pun hanya bertahan di level 7.001.

Akan tetapi, depresiasi rupiah menjadi sentimen negatif yang berat bagi IHSG. Menutup perdagangan hari ini, rupiah berada di posisi Rp17.412/US$. Mata uang Tanah Air melemah 0,22%.