OJK Beber Alasan Multifinance Dominasi Obligasi Korporasi Q1-2026
Mis Fransiska Dewi
08 May 2026 16:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai meningkatnya penerbitan obligasi oleh industri multifinance pada kuartal I-2026 merupakan perkembangan yang positif dan mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental dan prospek industri.
Hal ini merespons laporan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengenai penerbitan obligasi atau surat utang multifinance pada kuartal I-2026 mencapai Rp11,90 triliun. Nilainya naik 42,7%, jika dibandingkan pencapaian pada kuartal I-2025 yang sebesar Rp 8,34 triliun.
“Penerbitan obligasi merupakan bagian dari strategi pendanaan yang terencana dan prudent,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam keterangannya, dikutip Jumat (8/5/2026).
Dalam kaitan itu, dia menyebut perusahaan secara aktif melakukan diversifikasi sumber pendanaan guna memperkuat struktur permodalan, sekaligus mendukung fleksibilitas dalam pengelolaan likuiditas dan ekspansi pembiayaan.
Hingga akhir 2026, Agusman memperkirakan, industri multifinance tetap mampu menjaga kinerja pendanaan yang sehat dan berkelanjutan, dengan terus menerapkan tata kelola dan manajemen risiko yang memadai






























