Logo Bloomberg Technoz

Bahlil: Biodiesel B50 Bisa Mundur dari Juli 2026 Jika Ada Kendala

Azura Yumna Ramadani Purnama
11 May 2026 14:20

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di kantor Kementerian ESDM, Senin (11/5/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di kantor Kementerian ESDM, Senin (11/5/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan implementasi mandatori biodiesel B50 masih diagendakan per 1 Juli 2026, tetapi terdapat peluang target tersebut mundur jika dalam proses uji coba terdapat kendala.

Bahlil menjelaskan saat ini uji coba terus dilakukan di kapal laut, alat berat, kereta api, dan kendaraan roda empat. Dia berharap seluruh uji coba tersebut menunjukan hasil positif, sehingga implementasi B50 bisa diterapkan 1 Juli 2026.

“B50 1 Juli sudah mulai penerapan dan sudah melakukan tes-tes terus. Doain, dalam schedule kita 1 Juli penerapan, doain dengan tes-tes. Sekarang kan tes di kapal, di beberapa alat berat, di kereta. Mudah-mudahan enggak ada soal,” kata Bahlil kepada awak media, di Kantor Kementerian ESDM, Senin (11/5/2026).


“Kalau dia sesuai schedule, enggak ada soal, 1 Juli penerapannya. Akan tetapi, katakanlah dalam uji coba itu ada mesinnya, ada mungkin enggak pas, kita akan melakukan penyesuaian [implementasi diundur],” tegas Bahlil.

Ilustrasi biodiesel (Envato)

Kementerian ESDM memulai uji coba penggunaan biodiesel dengan campuran minyak kelapa sawit 50% atau B50 pada sektor perkeretaapian, usai diujikan kepada kendaraan roda empat dan alat berat.