Logo Bloomberg Technoz

Sebelum Jual atau Beli, Cek Prediksi Harga Emas Minggu Ini

Hidayat Setiaji
11 May 2026 05:00

Pekerja memuat emas batangan dore ke dalam tungku di pabrik peleburan ABC Refinery di Sydney, Australia, Jumat (3/5/2024). (Brendon Thorne/Bloomberg)
Pekerja memuat emas batangan dore ke dalam tungku di pabrik peleburan ABC Refinery di Sydney, Australia, Jumat (3/5/2024). (Brendon Thorne/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia naik pada perdagangan akhir pekan lalu. Sepanjang minggu, harga sang logam mulia pun melaju.

Pada Jumat (8/5/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.715,85/troy ons. Menguat 0,63% dari hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 22 April atau hampir dua pekan terakhir.

Adapun harga emas menutup perdagangan pekan lalu dengan kenaikan 2,24% secara point-to-point. Meski dalam sebulan terakhir harga masih turun hampir 1%.

Harga Emas di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

Pelaku pasar masih mencermati perkembangan di Timur Tengah. Amerika Serikat (AS) telah mengirim proposal baru kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

“Gangguan di Selat Hormuz membuat harga energi masih volatil dan ekspektasi inflasi meningkat. Situasi ini menegaskan kekhawatiran bahwa The Fed (Federal Reserve, Bank Sentral AS) akan mempertahankan stance suku bunga higher for longer,” kata Manav Modi, Analis Komoditas di Motilal Oswal Financial Services Ltd, seperti dikutip dari Bloomberg News.