Tak Cuma Royalti, Bahlil Tunda Rencana Pengenaan Bea Keluar Nikel
Azura Yumna Ramadani Purnama
11 May 2026 13:48

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mengumumkan penundaan rencana pengenaan bea keluar (BK) terhadap produk turunan nikel.
Bahlil mengklaim terbuka atas masukan yang diberikan oleh pelaku usaha, sehingga bakal menyiapkan formulasi penghitungan bea keluar nikel yang sama-sama menguntungkan untuk pemerintah dan perusahaan nikel.
“Saya pikir semuanya kita akan akomodir, dan ini kita pending dulu sambil kita bikin formulasi yang baik. Formulasi yang baik seperti apa? Yang bijak, baik untuk negara maupun untuk teman-teman swasta,” kata Bahlil kepada awak media, di Kementerian ESDM, Senin (11/5/2026).
Bahlil menyatakan salah satu alasan rencana pengenaan bea keluar nikel adalah produk hilirisasi nikel masih belum dikembangkan hingga tingkat yang lebih hilir atau masih sekitar 40%.
Pemerintah padahal sudah memberikan berbagai insentif kepada perusahaan smelter nikel.




























