Logo Bloomberg Technoz

Kemenkes Catat 45 KLB Campak pada Awal 2026 di 11 Provinsi

Recha Tiara Dermawan
07 March 2026 19:30

Ilustrasi campak (Envato)
Ilustrasi campak (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat sebanyak 45 kejadian luar biasa (KLB) campak terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada awal 2026. Kasus tersebut tercatat hingga minggu ke-8 tahun 2026 dan tersebar di 29 kabupaten/kota pada 11 provinsi.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, menjelaskan tren kasus campak pada awal tahun menunjukkan peningkatan pada Januari sebelum kemudian mulai menurun sepanjang Februari 2026.

“Pertama, bahwa tren kasus dan suspek campak meningkat pada Januari, dan kemudian mulai menurun sepanjang Februari tahun 2026 ini,” ujarnya.


Ia menyebutkan hingga minggu ke-8 tahun 2026 tercatat total 45 KLB campak yang terjadi di sejumlah daerah. “Kemudian, hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat 45 kejadian luar biasa atau KLB campak di 29 kota di 11 provinsi,” kata Andi.

Sebaran provinsi yang melaporkan KLB campak meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah. Di Nusa Tenggara Barat, misalnya, KLB tercatat terjadi di Kabupaten Bima, Kota Bima, serta Kabupaten Dompu.