Menkes Soroti Harga Obat di RI Bisa 6 Kali Lebih Mahal
Dinda Decembria
03 June 2026 08:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyoroti masih tingginya harga sejumlah obat di Indonesia yang dinilai jauh lebih mahal dibandingkan harga di pasar global. Menurutnya, selisih harga tersebut bahkan bisa mencapai dua hingga enam kali lipat.
Budi mengatakan fenomena tersebut menjadi salah satu anomali yang masih dihadapi sektor kesehatan nasional. Karena itu, pemerintah berupaya menekan harga obat agar masyarakat dapat memperoleh akses pengobatan dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Saya masih melihat ini anomali di Indonesia. Selalu harga obat di Indonesia itu, dalam catatan saya, dua kali sampai enam kali harga obat di dunia,” kata Budi di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa (02/06).
Ia mencontohkan obat Tenofovir Disoproxil Fumarate (TDF) yang digunakan untuk terapi HIV. Menurut Budi, harga obat tersebut di Indonesia mencapai US$4,8 per unit, sementara harga yang diperoleh melalui skema pengadaan global hanya sekitar US$2,4.
“Obat TDF itu harganya di Indonesia US$4,8. Kalau Global Fund harganya US$2,4, dua kali lipat,” ujarnya.































