Logo Bloomberg Technoz

Fakta-fakta Terkait Pasien Hantavirus Meninggal di Bandung

Dinda Decembria
22 May 2026 06:40

Penyebaran Hantavirus. (Bloomberg)
Penyebaran Hantavirus. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan RI buka suara terkait kabar pasien meninggal dunia akibat hantavirus di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kemenkes memastikan kasus tersebut tidak berkaitan dengan laporan kontak erat hantavirus dari kapal pesiar mewah MV Hondius yang kini tengah dipantau di RSPI Sulianti Saroso.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Andi Saguni, menegaskan kasus kematian di Bandung terjadi pada 2025 dan berasal dari tipe virus berbeda dengan yang ditemukan pada kapal pesiar tersebut.

"Kasus ini di tahun 2025, tipenya HFRS, bukan tipe HPS yang di MV Hondius," kata Andi saat dihubungi wartawan, dikutip Jumat (22/05).


Kemenkes menjelaskan, hantavirus sebenarnya bukan virus baru di Indonesia. Virus ini sudah ditemukan sejak 1991 lewat berbagai penelitian dan surveilans kesehatan berbasis vektor. Pemerintah menyebut tipe hantavirus yang beredar di Indonesia adalah Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS), bukan Hantapulmonary Syndrome (HPS) yang banyak ditemukan di kawasan Amerika.

Tipe HPS sendiri menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan kasus di kapal pesiar MV Hondius yang dilaporkan menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Beberapa strain virus pada kelompok HPS antara lain Virus Sin Nombre, Virus Laguna Negra, dan Virus Andes.