Logo Bloomberg Technoz

Kemenkes: 70 Juta Kasus Penyakit Hati Kronis Terjadi di RI

Farid Nurhakim
04 June 2026 13:10

Ilustrasi hati manusia (Envato)
Ilustrasi hati manusia (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan penyakit hati kronis menyebabkan kurang lebih 2 juta kematian per tahun secara global, di mana lebih dari setengah kasus tersebut berkaitan dengan infeksi virus Hepatitis B dan Hepatitis C yang kerap tak terdeteksi sampai memasuki stadium lanjut. Sementara di Indonesia diperkirakan terdapat sekitar 70 juta penduduk menderita penyakit hati kronis. 

Kemenkes mengeklaim terus menguatkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut lewat perluasan skrining dan deteksi dini di masyarakat. Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI) Budi Gunadi Sadikin menyebut penyakit hati merupakan ancaman serius karena berkembang perlahan tanpa gejala yang jelas. 

Akibatnya, lanjut dia, banyak pasien baru mengetahui kondisinya ketika seusai mengalami sirosis atau kanker hati. “Penyakit hati kronis memiliki prevalensi yang tinggi. Karena itu kita harus memperkuat strategi promotif dan preventif. Kerja di area pencegahan jauh lebih murah dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan pengobatan pada tahap lanjut,” tutur Budi dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (03/06/2026).


Kemudian dia mengeklaim deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah penyakit berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. Kini, cakupan skrining hepatitis di Indonesia diprediksi baru mencapai sekitar 10% atau masih jauh dari target Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) yang menargetkan 90% kasus hepatitis terdeteksi dan 80% memperoleh pengobatan.

“Jangan merasa sehat lalu tidak mau diperiksa. Banyak penyakit kronis, termasuk penyakit hati, berkembang tanpa gejala selama bertahun-tahun. Ketika gejala muncul, sering kali penyakit sudah berada pada tahap lanjut,” kata Budi,