Logo Bloomberg Technoz

Panduan Aman Mengolah dan Penyimpanan Daging Kurban yang Benar

Dinda Decembria
26 May 2026 15:50

Warga menggantung daging kurban di kawasan Kebon Melati, Jakarta, Jumat (6/6/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga menggantung daging kurban di kawasan Kebon Melati, Jakarta, Jumat (6/6/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) membagikan panduan pengolahan daging kurban agar tetap aman dikonsumsi saat Idul Adha. 

Selain memastikan proses penyembelihan berjalan higienis, masyarakat juga diminta memperhatikan cara penyimpanan dan pengolahan daging agar terhindar dari risiko penyakit.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni mengatakan daging kurban sebaiknya dipastikan dalam kondisi segar dan segera dimasak setelah diterima.


“Daging kurban dipastikan dalam kondisi segar dan segera dimasak setelah diterima,” kata Andi di Gedung Bakom, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (26/5).

Jika belum akan diolah, daging segar dianjurkan disimpan di lemari pendingin dengan suhu di bawah 5 derajat Celsius. Dalam kondisi tersebut, daging dapat bertahan hingga empat hari.