Logo Bloomberg Technoz

MIND ID Gaet Kemendikti, Kembangkan Limbah Timah Jadi LTJ

Azura Yumna Ramadani Purnama
02 March 2026 09:20

Mineral ikutan timah, monasit di Pabrik Peleburan Timah, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung./Bloomberg Technoz-Mis F.
Mineral ikutan timah, monasit di Pabrik Peleburan Timah, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung./Bloomberg Technoz-Mis F.

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) telah menyelesaikan riset pengembangan mineral kritis berupa pemanfaatan limbah timah menjadi logam tanah jarang (LTJ).

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Faudzan Adziman menyatakan riset tersebut berfokus pada pengolahan limbah timah yang mengandung LTJ berupa monasit.

Dia mengungkapkan monasit yang terkandung dalam limbah timah dapat diolah kembali menjadi mineral bernilai tinggi seperti torium, uranium, hingga neodimium.


“Jadi kita memang ingin mengambil bisnis bernilai tinggi jadi dari mulai hilirisasinya atau yang kita kejar sebetulnya yang limbah. Pengolahan limbah karena sebagian limbahnya mengandung monasit,” kata Fauzan dalam Sarasehan dan Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) No. 40/2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN), akhir pekan lalu.

Mineral ikutan timah, monasit di Pabrik Peleburan Timah, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung./Bloomberg Technoz-Mis F.

Lebih lanjut, Fauzan mengungkapkan neodimium merupakan magnet yang sangat kuat dan bernilai tinggi. Dia membeberkan, LTJ tersebut dapat dipakai dalam baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).