Di Bawah RKAB, Target Produksi Nikel RI 2026 Dipatok 209 Juta Ton
Azura Yumna Ramadani Purnama
02 March 2026 08:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) rupanya menetapkan target produksi bijih nikel pada tahun ini sejumlah 209,08 juta ton, lebih rendah dari Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 sebanyak 260—270 juta ton.
Hal tersebut terungkap dalam bahan paparan Sekretaris Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Sesditjen Minerba) Kementerian ESDM Siti Sumilah Rita Susilawati
Dalam kaitan itu, Ditjen Minerba Kementerian ESDM menargetkan produksi olahan bijih nikel berupa feronikel (FeNi) sebanyak 540.400 ton dan nickel matte sebesar 91.600 ton.
Rita mengungkapkan pemangkasan produksi bijih nikel tersebut dilakukan untuk meningkatkan cadangan dan menstabilkan harga komoditas tersebut di pasar global.
“Ada kebijakan pengurangan produksi dalam hal ini dalam rangka meningkatkan pencadangan, dan akan menstabilisasi harga pasar tujuannya demikian,” kata Rita dalam Sarasehan dan Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) No. 40/2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN), akhir pekan lalu.




























