Logo Bloomberg Technoz

Wacana RI Tekan Produksi Batu Bara Bisa Rawan Dijegal China-India

Azura Yumna Ramadani Purnama
12 January 2026 12:50

Coal mine./Bloomberg
Coal mine./Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Indonesian Mining & Energy Forum (IMEF) memprediksi rencana Indonesia memperbaiki harga batu bara dengan memangkas target produksi menjadi sekitar 600 juta ton dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 rawan dijegal oleh China hingga India.

Ketua IMEF Singih Widagdo berpendapat kedua negara tersebut akan berupaya menjaga harga energi demi melindungi kepentingan industri dalam negeri.

Dengan begitu, ketika pasokan batu bara dari Indonesia berkurang di pasar global, kedua negara konsumen terbesar itu diramal bakal meningkatkan produksinya agar harga emas hitam tersebut tidak bisa melonjak tinggi.


“Atas kondisi peta proyeksi kondisi industri global, dapat dipastikan China dan India, akan  terus berupaya memainkan dan mengelola agar batu bara tidak akan naik tajam, untuk kepentingan menjaga biaya energi dalam menggerakkan sektor manufakturnya,” kata Singgih ketika dihubungi, Senin (12/1/2026).

Di sisi lain, dia tetap meyakini harga batu bara untuk jangka pendek berpotensi membaik jika Indonesia resmi memangkas produksi pada tahun ini.