Logo Bloomberg Technoz

Bahlil: Produksi Batu Bara 2026 Mau Dipangkas Jadi 600 Juta Ton

Azura Yumna Ramadani Purnama
08 January 2026 15:28

Sebuah derek membongkar pengiriman batu bara antrasit./Bloomberg-Vincent Mundy
Sebuah derek membongkar pengiriman batu bara antrasit./Bloomberg-Vincent Mundy

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan target produksi batu bara dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026 akan dipangkas menjadi sekitar 600 juta ton, lebih rendah dari target tahun lalu sebanyak 735 juta ton.

Bahlil menegaskan belum menetapkan angka target produksi batu bara pada tahun ini, tetapi dia menyatakan dalam RKAB 2026 target produksi akan berada di sekitar 600 juta ton.

“Urusan RKAB, Pak Dirjen Minerba lagi menghitung. [Hal] yang jelas di sekitar 600 juta. Kurang lebih. Bisa kurang, bisa lebih dikit,” kata Bahlil dalam Konferensi Pers Kinerja Kementerian ESDM, Kamis (8/1/2026).


Bahlil berharap pemangkasan produksi yang akan dilakukan Indonesia dapat mengerek harga batu bara kedepannya.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil menyatakan produksi batu bara nasional sepanjang 2025 mencapai 790 juta ton.