Logo Bloomberg Technoz

Maman Sebut UMKM Lamban Naik Kelas Gegara Banjir Impor Ilegal

Sultan Ibnu Affan
27 February 2026 20:50

Produk kerajinan dipamerkan dalam ajang UMKM Cerita Nusantara 2024 di Istora Senayan, Jumat (27/9/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Produk kerajinan dipamerkan dalam ajang UMKM Cerita Nusantara 2024 di Istora Senayan, Jumat (27/9/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menuding masih banjirnya barang impor ilegal menjadi salah satu penyebab utama UMKM dalam negeri lamban tidak kunjung naik kelas.

Maman mengatakan, maraknya banjir impor dalam negeri tersebut tidak lain masih lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh salah satu institusi pengawas perbatasan aliran masuk barang.

"Yang jadi masalah ini adalah barang-barang impor ilegal yang masuk, yang tidak terdata. Ini yang disebut Pak Presiden underinvoicing," ujar Maman dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (27/2/2026).


Maman menambahkan bahwa indikasi tersebut diketahui oleh sejumlah analisis data ekspor impor internalnya terhadap barang-barang tertentu yang kerap tidak sesuai, utamanya barang tekstil dan produk tekstil (TPT).

Analisis tersebut merujuk pada perbandingan data barang keluar dari dalam negeri ke negara tujuan ekspor dengan laporan barang masuk negara yang dituju. Dati situ, data kerap jauh berbeda dan banyak tak terekam.