
Josh Wingrove, Ben Bartenstein dan Andrey Biryukov - Bloomberg News
Bloomberg, Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, dan China, mulai mengevakuasi staf kedutaan mereka di Timur Tengah menyusul kekhawatiran pecahnya konflik regional. Langkah ini diambil setelah Presiden Donald Trump memberikan pernyataan pesimistis terkait upaya diplomasi untuk mencegah serangan udara ke Iran.
"Saya tidak senang dengan negosiasi ini," ujar Trump kepada wartawan di Texas, Jumat (27/2). "Kami sedang bernegosiasi sekarang, tetapi mereka tidak memberikan jawaban yang tepat."
Saat ditanya seberapa dekat dirinya dengan keputusan untuk meluncurkan serangan militer, Trump menjawab singkat, "Saya lebih baik tidak mengatakannya kepada Anda."
Pada Jumat pagi, AS mengizinkan staf non-darurat di kedutaan mereka di Yerusalem untuk meninggalkan Israel. Langkah ini diambil karena Israel dianggap sangat rentan terhadap serangan balasan Iran jika terlibat dalam serangan AS.






























