Logo Bloomberg Technoz

ESDM Panggil PLN, Bahas Mitigasi PLTU Kekurangan Batu Bara

Azura Yumna Ramadani Purnama
27 February 2026 16:50

PLTU Paiton di Probolingggo, Jawa Timur./dok. PLN
PLTU Paiton di Probolingggo, Jawa Timur./dok. PLN

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan pertemuan dengan PT PLN (Persero) guna membahas keandalan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan telah meminta PLN untuk memetakan pembangkit mana saja yang dalam kondisi genting untuk segera dimaksimalkan stok batu baranya.

Yuliot menyatakan Kementerian ESDM telah memerintahkan perusahaan BUMN dan pemegang perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) generasi I untuk menyetor domestic market obligation (DMO) 30% untuk sektor kelistrikan awal tahun ini.


Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi kurangnya pasokan batu bara untuk sektor kelistrikan.

“Agar PLN itu menyampaikan, itu pembangkit-pembangkit mana yang urgen dan juga untuk kebutuhan tersebut, ya kan sudah disampaikan bahwa untuk DMO itu kan sekitar 30% dari total produksi ini digunakan untuk keperluan pemangkit dalam negeri. Jadi, secara kebutuhan itu seharusnya mencukupi,” kata Yuliot kepada awak media, di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (27/2/2026).

Batu bara untuk PLTU Cirebon-1.//Bloomberg-Muhammad Fadli