Inflasi Melonjak, Geopolitik Bergejolak: Ke Mana Arah Rupiah?
Tim Riset Bloomberg Technoz
06 January 2026 08:16

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan kemarin, imbas dari ketidakpastian geopolitik.
Di pasar kontrak Non-Deliverable Forward (NDF), rupiah masih menunjukkan pelemahan. Pada perdagangan Selasa (6/1/2026), rupiah dibanderol Rp16.753/US$ melemah sebesar 0,21%.
Harga di pasar NDF, sebagai ruang bagi investor global merespons perubahan risiko di pasar, dapat memengaruhi pergerakan harga rupiah di pasar spot. Ketegangan geopolitik, pergeseran suku bunga global, hingga rilis data-data ekonomi AS, akan selalu tercermin di pasar NDF.
Lantas, bagaimana nasib rupiah hari ini?
Secara teknikal nilai rupiah berpotensi melanjutkan tren pelemahan di zona merah. Dengan melemah menuju area Rp16.750/US$ tembus support potensial pertama sampai dengan Rp16.780/US$, dengan mencermati support selanjutnya pada Rp16.800/US$.































