Logo Bloomberg Technoz

"Maka dengan adanya bunga yang tadi di 4% dengan nilai tadi, berikan keleluasaan posisi tawar kepada bank untuk tidak semata-mata menerima begitu saja permintaan dari para deposan ini," tutur dia.

Belakangan, Bank Indonesia (BI) sendiri sebelumnya mengkritik lambatnya respons perbankan dalam menurunkan suku bunga kredit, yang berdampak pada enggannya pengusaha menanggung beban tinggi pembiayaan dan berdampak pada lambatnya pertumbuhan ekonomi.

BI menyebut penyebab rendahnya penurunan suku bunga karena bank masih memberikan deposito special rate atau deposito berbunga khusus di atas suku bunga penjaminan LPS 3,75%. Totalnya mencapai 25% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp2.130 triliun.

“BI memandang suku bunga deposito dan kredit perbankan perlu segera turun sehingga dapat meningkatkan penyaluran pembiayaan sebagai upaya bersama dalam dukung pertumbuhan ekonomi lebih tinggi,” ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/9/2025) lalu.

(lav)

No more pages