Logo Bloomberg Technoz

RI Alami Deflasi 0,08% Agustus 2025, Tak Seirama Konsensus Pasar

Artha Adventy
01 September 2025 12:29

BPS Inflasi Tahunan Bulan Januari 2025 Terendah dalam 25 Tahun Terakhir. (Diolah)
BPS Inflasi Tahunan Bulan Januari 2025 Terendah dalam 25 Tahun Terakhir. (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,08% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Agustus 2025. Artinya, terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,60 pada Juli 2025 menjadi 108,51 pada Agustus 2025.

Data ini berbeda dengan konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg hingga Jumat (29/8/2025) sore menghasilkan median proyeksi inflasi Agustus sebesar 0,09% secara bulanan (month-to-month/mtm).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan, secara tahunan (year-on-year/yoy), terjadi inflasi sebesar 2,31% dan secara tahun kalender atau year-to-date terjadi inflasi 1,6%.


"Jika dilihat dari kelompok pengeluarannya, kelompok dengan penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan deflasi 0,29% dan memberi andil deflasi 0,08%," ujar Pudji dalam konferensi pers, Senin (1/9/2025).

Komoditas yang dominan mendorong deflasi pada kelompok ini adalah tomat yang memberikan andil deflasi 0,01%, cabe rawit dengan andil deflasi sebesar 0,07%. Kemudian, tarif angkutan udara 0,03%, bensin dengan andil deflasi sebesar 0,02%.