Logo Bloomberg Technoz

BBM Non-Subsidi Bikin Inflasi Tarif Pesawat 2%, Solar Tembus 4,2%

Mis Fransiska Dewi
02 June 2026 17:00

Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge 38%, Harga Tiket Pesawat Naik 9-13%. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge 38%, Harga Tiket Pesawat Naik 9-13%. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan tinjauan khusus atas inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sepanjang Mei 2026. Hal yang patut menarik perhatian ialah terjadinya inflasi tarif angkutan udara yang mencapai 2,75% serta inflasi solar yang mencapai 4,22%. 

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini menyebutkan kelompok transportasi mengalami inflasi 0,61% pada Mei 2026, dengan andil inflasi sebesar 0,07%.

"Inflasi ini disumbang oleh kenaikan harga bensin, tarif angkutan udara, harga pelumas/oli mesin, dan solar seiring meningkatnya harga BBM non-subsidi dan harga avtur," kata Pudji dalam konferensi pers, Selasa (2/6/2026).


Secara rinci, komoditas pendorong inflasi pada kelompok ini antara lain: bensin dengan inflasi 0,49% dan andil inflasi 0,02%, inflasi tarif angkutan udara mencapai 2,75% dengan andil 0,02%.

Kemudian, solar mengalami inflasi 4,22% dan andil inflasi 0,01%. Pelumas/oli mesin mengalami inflasi 3,85% dan andil inflasi 0,01%. Terakhir, biaya pemeliharaan 0,7% dengan andil inflasi 0,01%.